Kemendikdasmen Tekankan Pendidikan sebagai Fondasi Karakter dan Penggerak Sosial
Suasana salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H berlangsung dengan khidmat di Halaman Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Sabtu (21/3). Jemaah yang terdiri dari keluarga besar Kemendikdasmen dan masyarakat sekitar hadir mengikuti salat id serta mendengarkan khotbah yang disampaikan oleh M. Shalehuddin Al Ayubi dengan tajuk "Keshalihan Spritual & Sosial sebagai Fondasi Pendidikan Karakter".
Dalam khotbahnya, Ayubi mengajak para jemaah untuk menjadikan Hari Raya Idulfitri bukan sekadar perayaan ritual lisan melalui takbir dan tahmid, namun juga sebagai ekspresi mendalam terhadap penghambaan diri kepada Allah. Kemenangan sejati menurutnya dapat didefinisikan sebagai keberhasilan diri dalam mengendalikan hawa nafsu, meningkatnya kualitas hubungan kepada Allah, serta meningkatnya kualitas hubungan kepada sesama manusia.
"Bulan Ramadan mengajarkan kita untuk membangun fondasi karakter melalui sebuah nilai pendidikan. Lebih dari itu, kita juga terdidik dengan ibadah sosial melalui kewajiban sedekah dan zakat fitrah," ungkap Ayubi.
Pada kesempatan itu, Ayubi juga turut menjelaskan tiga aktivitas Bulan Ramadan yang memiliki nilai pendidikan sebagai penggerak perubahan karakter umat. Pertama yaitu Mujahadah, sebuah upaya yang memperlihatkan kegigihan umat Islam dalam beribadah puasa di tengah kesibukan bekerja hingga melakukan ibadah Qiyamul Lail di sepertiga malam.
Kedua yaitu Muraqabah, di mana Bulan Ramadan telah mendidik umat Islam untuk melatih sifat jujur karena merasa selalu dalam pengawasan Allah. Nilai ini dijelaskannya juga mampu menciptakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pemimpin yang berintegritas serta jauh dari perilaku korupsi. Terakhir yaitu Muhasabah, sebuah proses renungan yang mengajak umat Islam untuk terus mengevaluasi kekurangan diri sebelum datangnya hari penghisaban.
"Mengutip pemikiran tokoh pendidikan Islam seperti Kiai Haji Ahmad Dahlan dan Kiai Haji Hasyim Asy'ari, bahwa pendidikan pada Bulan Ramadan harus melahirkan Insan Kamil atau manusia yang beradab dan berorientasi pada amal nyata. Pendidikan tidak cukup hanya mentransfer ilmu, namun harus melahirkan manusia yang berpihak kepada lingkungan sosialnya," tutup Ayubi. (Penulis: Destian/ Editor: Denty)
Sumber : https://kemendikdasmen.go.id/berita/14953-idulfitri-1447-h-kemendikdasmen-tekankan-pendidikan-sebagai-
Tulisan Lainnya
SKB Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Teknologi Digital dan KA
Keputusan Bersama ini ditetapkan sebagai pedoman nasional dalam pemanfaatan dan pembelajaran teknologi digital dan kecerdasan artifisial pada seluruh jalur pendidikan, baik formal, nonf
Panduan Hubungan Industrial Bagi Murid SMK
Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya panduan ini, yang disusun dengan semangat kepedulian untuk mempersiapkan murid SMK menghadapi tantangan dunia kerja
Program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri (3+1) SMK Jembatan Lulusan SMK
Kebutuhan tenaga kerja dari luar negeri setiap tahun mengalami peningkatan yang tajam. Hal ini membuat negara luar mencari ketersediaan tenaga kerja yang kompeten untuk mengisi industri
Toleransi dan Pendidikan Karakter Jadi Fokus Penguatan Pendidikan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya penguatan karakter dan nilai toleransi dalam sistem pendidikan nasional. Hal tersebut disa
Lomba Foto, Artikel dan Karya Jurnalistik Kemdikbud Tahun 2023
Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dalam rangkaian Bulan Merdeka Belajar tahun 2023, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek
8 Sekolah Kedinasan untuk Anak Lulusan IPA & SMK, Yuk Cek!
Sekolah kedinasan menjadi salah satu pilihan favorit bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Sebab, lulusan sekolah kedinasan akan menjadi cal
Lembaga Demografi UI: Lulusan SMK Sumbang Tingkat Pengangguran Tertinggi
Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) ungkap data jumlah dan tingkat pengangguran terbuka lulusan vokasi yang paling tinggi. Hasilnya lulusan sekolah
Memilih Jalur Wirausaha sebagai Alternatif Karier Lulusan SMK
Saat ini dunia kerja makin kompetitif dan membutuhkan keterampilan yang mumpuni. Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) sering kali merasa kesulitan dalam m
Indonesia Miliki CoE Terbesar untuk Kelistrikan, Otomasi industri, dan Energi Terbarukan
Revolusi 4.0 dalam industri global akan menciptakan permintaan yang tinggi terhadap tenaga ahli kelistrikan, otomasi industri, dan energi terbarukan. Untuk memanfaatkan potensi tersebut
Pembaruan Data Pokok Pendidikan Tahun 2023 dalam rangka Perencanaan 2024 DAK Fisik Bidang Pendidikan
Menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 7245/A.A1/PR.07.05/2023 tanggal 1 Maret 2023, perihal Pemutakhiran Da